TARAKAN – Warga Juata Laut kembali digegerkan dengan kebakaran yang terjadi di Jl. Pangeran Aji Iskandar RT 11 kemarin (25/1) sekitar pukul 10.30 Wita. Dua rumah (di dalamnya ada satu kios kecil dan warung makan nasi lalap) hangus dalam peristiwa itu.
Menurut pengakuan salah satu warga, Yusuf Ahmad, kebakaran itu diduga api berasal dari salah satu dapur rumah tersebut. Dikhawatirkan karena cukup padatnya pemukiman di sekitar kejadian serta kencangnya hembusan angin membuat warga saling bergotong-royong memadamkan api tersebut dengan memanfaatkan air sungai yang ada di sekitarnya.
“Kejadiannya sekitar jam setengah sebelas. Satu jam kemudian petugas pemadaman kebakaran baru datang. Makanya sebelum menjalar luas, warga bergotong-royong memadamkan api,” kata Yusuf Ahmad.
Saksi lainnya, Syamsul Alam yang merupakan pemilik kios kecil mengalami luka bakar saat berusaha menolong anaknya, Fitri. Anaknya yang baru berusia 3 tahun saat kejadian lagi asyik menonton televisi di dalam rumah tersebut. Sampai berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.
Pantauan Radar Tarakan kemarin, korban Syamsul Alam masih dalam perawatan serius di RSUD Tarakan. Istri korban, Anti menuturkan, pada saat kejadian itu anaknya sedang asyik menonton televisi sebelum ditinggalkan untuk berbelanja ke pasar. “Saya belum tahu persis mas kejadiannya seperti sehingga bapak bisa seperti ini. Yang saya tahu bapak waktu itu ada di dalam rumah itu juga,” ujar Anti yang masih shock atas kejadian ini.
Dokter Andi Rizal, salah satu dokter yang berjaga di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tarakan menyampaikan, korban mengalami luka bakar yang cukup serius, mulai dari kedua lengannya, kedua tungkai kakinya, perut, dan panggung.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.